Nov 17

Keuntungan dan Kerugian KPR Tenor Panjang

Keuntungan dan Kerugian KPR Tenor Panjang

Masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah yang inign memiliki rumah idaman bisa bernapas lega karena adanya rencana perpanjangan tenor KPR. Perpanjangan masa tenor ini sendiri akan diperpanjang menjadi tiga puluh tahun yang awalnya hanya dua puluh lima tahun maksimal. Tenor yang mencapai 30 tahun ini akan menjadi solusi bagi mereka yang penghasilannya minimal atau hanya sekitar Rp3.000.000 per bulan.

Fitur KPR tenor panjang ini terbilang menarik karena salah satu manfaatnya ialah pembayaran jumlah cicilan tipa bulan yang lebih ringan. Namun, tetap saja ada beberapa konsekuensi yang harus ditanggung. Sebelum memutuskan untuk mengambil KPR yang tenornya panjang, perhatikan terlebih dahulu keuntungan dan kerugian KPR tenor panjang di bawah ini.

  1. Dari segi keuntungan, KPR tenor panjang memang akan lebih meringankan para pengambil KPR karena pembayaran jumlah DP akan menjadi kian fleksibel. Jumlah pembayaran DP akan menjadi semakin fleksibel karena bank tidak ingin mengambil resiko dalam mengizinkan nasabah membayar uang DP rendah sementara cicilan dibayar sangat besar serta waktu pelunasannya sedikit.
  2. Kita akan lebih mudah dalam mengatur keuangan. KPR tenor panjang sangat cocok diambil pekerja yang memiliki penghasilan rutin tiap bulan, seperti pegawai kantoran, buruh ataupun PNS. Walau penghasilan mereka terbilang pas-pasan, namun secara keseluruhan mereka masih mampu mengambil KPR yang jangka waktunya 15 tahun atau lebih. Tenor yang panjang akan memberi cukup ruang dalam mengatur keuangan.
  3. Cicilan bulanan akan menjadi lebih ringan. KPR tenor panjang ialah strategi bank dalam mencari nasabah yang berasal dari kalngan menengah ke bawah agar tetap dapat menikmati produk KPR.
  4. Keuntungan dan kerugian KPR tenor panjang berikutnya adalah adanya beban psikologis. Tiap orang pada dasarnya ingin cepat-cepat melunasi hutang-hutangnya agar bisa hidup dengan tenang dan fokus pada tujuan hidup jangka panjang lainnya. Jika mengambil KPR tenor panjang hingga 30 tahun, maka selama 30 tahun itu kita masih memiliki kewajiban untuk melunasi hutang pada bank. Bisa jadi hal ini akan memunculkan adanya beban psikologis pada sebagian orang.
  5. Beban bunga akan semakin besar karena tenor kredit yang semakin lama. Hal ini tidak hanya berlaku untuk KPR namun juga untuk beragam produk kredit lainnya. Di samping bunga, masih ada tanggungan biaya lain seperti uang muka, asuransi dan lain-lain.
  6. Kerugian lain dari KPR tenor panjang ialah resiko perubahan ekonomi jangka panjang. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi nanti di masa depan, termasuk ekonomi di negara kita. Apabila suatu saat terjadi krisis moneter ataupun tidak stabilnya kondisi perekonomian negara, maka hal ini akan turut berdampak pada lonjakan KPR.

Keuntungan dan Kerugian KPR Tenor Panjang

Produk KPR tenor panjang memang menawarkan ragam keuntungan bagi kita. Namun di baliknya, tetap ada sejumlah resiko yang harus kita pertimbangkan agar tidak memberi kerugian di kemudian hari. Pertimbangkan matang-matang sebelum memanfaatkan layanan satu ini. Jika kita merasa bahwa kondisi keuangan belum siap untuk mengajukan KPR tenor panjang ataupun kita merasa tidak mampu menanggung aneka resiko di atas, pertimbangkan kembali cara membeli rumah satu ini.

Namun apabila kita merasa sudah siap serta telah memahami apa saja keuntungan dan kerugian KPR tenor panjang, silakan menggunakan produk KPR ini dan manfaatkan dengan semaksimal mungkin. Demikian semoga informasi di atas bermanfaat.

Nov 13

Syarat dan Cara Mengurus Take Over KPR

Syarat dan Cara Mengurus Take Over KPR

Rumah termasuk aset serta bentuk investasi yang banyak dipilih. Hal ini bukan hanya karena rumah adalah tempat tinggal, namun juga karena nilai investasinya terbilang stabil. Akan tetapi, membeli rumah tentu bukan perkara mudah mengingat harga yang cukup tinggi. Jika kita tidak memiliki dana dalam membeli rumah dengan cara tunai, maka alternatifnya adalah dengan memanfaatkan layanan KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah.

Dalam pembelian rumah melalui KPR, kita dapat mempertimbangkan opsi membeli rumah KPR yang di take over oleh sang pemilik. Take over KPR ialah tindakan pengalihan kepemilikan rumah dari satu orang ke orang lainnya. Dalam prakteknya, terdapat tiga macam take over yang umum terjadi. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiganya sekaligus syarat dan cara mengurus take over KPR sesuai jenisnya masing-masing.

  1. Pertama, ada take over antar bank

Take over jenis ini biasanya akan dilakukan oleh mereka yang menginginkan bunga KPR lebih ringan dari yang dimiliki saat ini. Pada umumnya, hal ini dilakukan karena adanya penawaran lebih baik serta menguntungkan dari bank lain. Seseorang akan memilih mengajukan KPR baru serta melakukan take over pada KPR sebelumnya yang sudah dimiliki. Syarat dalam take over jenis ini sama seperti persyaratan yang ditetapkan bank saat pengajuan KPR terdahulu. Bank akan meminta kelengkapan terkait identitas seperti KTP serta KK dan bukti penghasilan tetap tiap bulan. Take over hanya akan dapat dijalankan apabila kita telah memiliki sertifikat rumah karena hal ini akan dijadikan jaminan atas kredit yang diajukan.

  1. Kedua, ada jual rumah secara take over

Kedua, ada jual rumah secara take over

Take over jenis ini dapat menjadi piihan apabila kita berkeinginan untuk membeli rumah menggunakan KPR serta melakukan take over pada KPR seseorang yang belum dilunasi. Hal ini akan turut melibatkan tiga pihak, yaitu kita sebagai pemohon take over, penjual rumah yang akan dibeli rumahnya dan bank sebagai penyedia dana. Syarat dan cara mengurus take over KPR ini sama seperti saat kita mengajukan KPR yang pertama. Lengkapi identitas diri serta keterangan terkait penghasilan tetap. Kita juga harus datang langsung ke bank bersama penjual rumah yang akan kita beli rumahnya melalui KPR.

  1. Ketiga, ada lagi jenis take over KPR bawah tangan

Jenis satu ini adalah proses pengalihan kepemilikan rumah yang akan dilakukan di antara pihak pembeli serta penjual saja. Hal ini sangat tidak dianjurkan jika kita bertindak sebagai pihak yang hendak membeli rumah tersebut. Tindakan melakukan take over di bawah tangan memiliki resiko tinggi bagi kita sebagai pembeli karena pihak bank tidak akan memberikan sertifikat kepemilkan rumah pada kita karena nama kita tidak tertera pada sertifikat itu. Akan ada masalah serta kerugian saat kita mengurus take over tersebut.

Take over memang umumnya dilakukan agar kita mendapat keuntungan dalam pengajuan KPR pada pihak bank. Namun, sebaiknya kita juga tidak melakukan take over yang salah dan memberikan kerugian besar ke depannya. Hitung serta pertimbangkan keuntungan yang didapat dari proses take over tersebut. Pilih cara yang paling aman serta menguntungkan sehingga hak-hak kita akan terjamin di kemudian hari atas rumah yang dibeli. Demikian beberapa syarat dan cara mengurus take over KPR. Semoga uraian di atas bermanfaat dan bisa memberi informasi terkait aneka jenis take over KPR yang tersedia dan bisa kita pilih.

Nov 07

Cara Cerdas Menabung Untuk Beli Rumah

Cara Cerdas Menabung Untuk Beli Rumah

Rumah ialah salah satu investasi yang ideal. Properti telah menjadi salah satu kebutuhan paling penting dalam kehidupan semua orang. Akan tetapi pada kenyataannya, mayoritas dari kita malah memilih untuk menunda memiliki aset satu ini. Alasannya beragam dan berbeda satu sama lain. Jika terus berlanjut, maka dalam bertahun-tahun ke depan atau bahkan seumur hidup, kita tidak akan memiliki rumah. Untuk itu, diperlukan cara cerdas menabung untuk beli rumah. Tidak ada gunanya menunda terutama saat usia kita masih terbilang muda serta masih sendiri. Wujudkan memiliki rumah dari sekarang karena harganya akan semakin tinggi jika kita menunda makin lama.

Lakukan aneka pembenahan keuangan di bawah ini agar impian untuk memiliki rumah secepatnya bisa diwujudkan. Mulai dari memiliki tujuan jelas, target tabungan yang tepat hingga berhemat demi rumah impian.

  1. Poin paling penting dalam mulai menabung adalah dengan memiliki tujuan jelas. Dengan tujuan yang pasti serta jelas,  menabung akan lebih terarah serta tidak berjalan asal-asalan. Tujuan yang jelas juga akan membuat kita lebih fokus pada hal yang hendak diraih.
  2. Kedua, tentukan juga jumlah yang tepat. Besaran atau jumlah tabungan adalah hal lain yang harus dimiliki secara jelas sedari awal. Hal ini akan berperan bagi kita dalam membantu memiliki gambaran tepat mengenai kapan serta bagaimana tabungan itu bisa membantu dalam memilki rumah. Lakukan perhitungan keuangan dengan baik dan hindari menentukan nominal yang terbilang tidak masuk akal.
  3. Buatlah target tabungan yang tepat. Kegiatan menabung ini akan lebih mudah serta pastinya menyenangkan apabila dilakukan secara teratur. Tetapkan aneka aturan dalam pengelolaan keuangan, misalnya adanya target mingguan, harian hingga bulanan. Target ini akan membuat kita memiliki kontrol baik dalam mengelola keuangan.
  4. Cara cerdas menabung untuk beli rumah berikutnya adalah dengan lunasi semua hutang. Jika kita memiliki hutang, lunasi semuanya agar bisa menabung secara tenang tanpa dibayang-bayangi kewajiban membayar hutang. Melunasi hutang juga akan membuat kita bisa lebih fokus pada kegiatan menabung untuk rumah impian.
  5. Berikutnya, kita juga bisa menabung dalam bentuk emas. Emas ialah salah satu bentuk tabungan sekaligus investasi yang takkan terpengaruh inflasi sehingga nilainya akan selalu stabil. Menabung dalam bentuk emas ini bisa dijadikan pertimbangan, terutama jika kita butuh waktu cukup lama dalam mengumpulkan dana.
  6. Kelola pengeluaran secara ketat agar kita tidak dengan mudah mengeluarkan sejumlah uang tanpa adanya perhitungan yang baik.
  7. Menjalani pola hidup yang hemat juga dapat menjadi cara cerdas dalam menabung berikutnya. Hal ini memang terbilang agak sulit dilakukan, namun jangan sepelekan hidup hemat karena hal ini akan membuat kita terbebas dari aneka masalah keuangan di masa yang akan datang.

Cara Cerdas Menabung Untuk Beli Rumah

Agar aneka cara cerdas menabung untuk beli rumah di atas bisa berjalan maksimal dan hasilnya sesuai keinginan, kita harus menjalankannya dengan disiplin serta komitmen tinggi. Jika perlu, libatkan anggota keluarga yang lain dalam mendukung rencana menabung kita. Membeli rumah memang bukan perkara mudah mengingat tingginya harga rumah sekarang ini di pasaran. Karena itulah, kegiatan menabung ini bisa jadi butuh waktu lama dan konsistensi dari diri kita sendiri. Jika tidak dilakukan dari sekarang, rumah impian akan semakin jauh dari jangkauan. Mulailah menabung dari hari ini juga dan lakukan secara disiplin serta konsisten agar niat dalam memiliki rumah  bisa tercapai.

Nov 04

Cara Mengajukan KPR untuk Karyawan Kontrak

Cara Mengajukan KPR untuk Karyawan Kontrak

Peluang kerja untuk saat ini semakin besar, sehingga banyak masyarakat mendekati bahkan memasukinya. Penghasilan yang diberikan pun besar bahkan bisa memberikan penghasilan dari karyawan tetap. Ini bisa dijadikan salah satu bahan pertimbangan untuk pihak bank ketika nanti karyawan kontrak akan mengajukan pemohon KPR. Perlu diketahui meski bank mengeluarkan KPR pada karyawan kontrak, namun bank pasti berhati-hati betul dalam mengeluarkannya. Maka kepada masyarakat yang akan melakukan KPR perlu persiapan matang dan bisa meyakinkan bank serta perlu menerapkan Cara Mengajukan KPR untuk Karyawan Kontrak yang akan dijelaskan di bawah ini.

Perlu diketahui bagaimana Mengajukan KPR untuk Karyawan Kontrak agar nanti tidak kebingungan dalam mengajukan sistem KPR agar memperoleh rumah yang diinginkan. Berikut ini ulasan selengkapnya, antara lain:

  1. Ajukan dengan persiapan matang

Untuk pengajuan sistem KPR yang akan dilakukan oleh karyawan kontrak dengan opengajuan yang matang itu salah satunya adalah dengan tidak mempunyai kredit di bank lain dan bersih dari segala macam bentuk kredit. Sebab pihak bank pasti akan meneliti setiap yang akan mengajukan KPR. Selain itu, hutang yang dimiliki karyawan kontrak masuk akal dan tidak berlebihan. Hal ini penting untuk diperhatikan, mengingat sistem KPR sangatlah jeli ketika ada kekurangan meski itu hanya sedikit.

  1. Pilih harga rumah sesuai kemampuan

pilih harga rumah sesuai kemampuan

ketika mengajukan KPR, maka jangan terlalu memaksa untuk memilih jenis rumah dnegan harga yang lebih dari kemamuan sistem keuangan yang dimiliki. Sebab pihak bank pasti menolah permohonan KPR itu. pilih yang tepat dan tidak mahal. pastikan dengan jumlah penghasilan setiap bulan itu sesuai dengan cicilan rumah. Untuk tahu besar mampunya keuangan, maka bisa menjalankan siimulasi awal sesuai dengan hutang yang dimiliki sekarang ini. KPR itu bisa dijadikan hutang dengan jangka yang panjang. Perlu mempertimbangkan betul.

  1. Uang muka pas

Perlu mempertimbangkan uang muka dengan baik. Ini penting sekali untuk mendapatkan sistem KPR yang diinginkan. Apabila mempunyai kemampuan membayar uang muka dengan dana besar, maka bisa jauh lebih baik.sehingga hutang pun dijamin berkurang termasuk juga bunga yang diberikan pada sistem KPR tersebut.

  1. Persiapkan semuanya dengan baik

Meskipun pihak bank jauh lebih suka dengan pemohon statusnya karyawan tetap, namun bukan berarti karywan kontrak itu tidak ada kesempatan untuk memperoleh sistem KPR. Agar nanti bisa mendapatkan sistem tersebut dengan mudah, maha perlu memahami kebijakan dan aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak bank. Sehingga dalam proses mengajukan KPR dilaksanakan dengan tepat dan sesuai pada syarat ketentuan pihak bank. Siapkan untuk mengajukan KPR dengan lengkap dan terencana, supaya segera disetujui betul.

Dengan menerapkan semua Cara Mengajukan KPR untuk Karyawan Kontrak yang sudah dipaparkan di atas, maka nanti masyarakat terutama karyawan kontrak memperoleh jenis rumah yang dibutuhkan dan memperoleh banyak sekali keuntungan sebab sudah memiliki tempat hunian sendiri bagi diri sendiri dan keluarga. Setelah mendapatkan sistem KPR, maka perlu mempersiapkan cicilan yang dilakukan setiap bulannya dengan jangka waktu yang sudah ditentukan. Ini penting agar nanti sistem kredit yang dilakukan tidak berhenti di tengah jalan.

Jika persiapan mulai dari pengajuan KPR sampa mencicil dilaksanakan dengan benar dan runtut, maka semuanya akan sesuai dengan harapan. Rumah idaman dimiliki dan semua yang diinginkan dalam perumahan tersebut menjadi terwujud nyata.

Nov 01

Tips Menjual Rumah yang Masih KPR

Tips Menjual Rumah yang Masih KPR

Semua masyarakat pasti bermimpi mempunyai rumah idaman khususnya yang sudah berkeluarga. Ruamh dengan konsep minimalis dan modoern. Seperti perumahan yang sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Untuk harga perumahan sendiri dipastikan tinggi sehingga tidak mungkin jika langsung membeli secara cash. Masyarakat yang minat ingin memilikinya pasti akan meminjam dana dari bank untuk memperoleh perumahan tersebut. Dengan banyaknya kebutuhan, banyak orang yang mempunyai rumah KPR harus dijual. yang menjadi permasalahan adalah rumah yang akan dijual masih kredit meski rumah sudah menjadi milik sendiri. Agar mudah mendapatkan rumah yang semacam ini, maka laksanakan Tips Menjual Rumah yang Masih KPR yang akan memberi petunjuk pastinya.

Simak 5 Tips dalam Menjual Rumah yang Masih KPR yang akan diutarakan berikut ini, antara lain:

  1. Hitung sisa kredit di bank

Ketika rumah akan dijual dan rumah tersebut masih dalam proses kredit di bank, maka bisa menghitung sisa kredit yang ada di bank. Ini bisa dijadikan bahan informasi tentang tagihan yang harus dicicil. Bahkan nanti untuk lebih jelasnya agar mendapatkan keterangan yang pas dan tidak ada suatu hal yang meragukan, maka bisa langsung datang ke pihak bank dan nantinya akan tahu sisa kredit yang sebenarnya.

  1. Lakukan penilaian uang pada nilai dari rumahnya

Untuk penjualan rumah tidak hanya menjual dan memperoleh uang saja. Untuk rumah yang diambil dengan sistem KPR, memiliki penilaian uang yang tidak sama. Sebab ketika membeli dahulu dengan sekarang ini sudah berbeda jauh. Penilain perlu dilakukan sebab ini akan mendapatkan harga jual yang tepat. Sehingga nanti calon pembeli mampu mempertimbangkan kredit yang diberikan pada pihak bank.

  1. Jelaskan status rumah pada pembeli

Jelaskan status rumah pada pembeli

Ketika menjual rumah, maka perlu kejujuran tentang status rumah yang dijual. berikan informasi yang lengkap pada pembeli tentang rumah yang dijual terutama terkait dengan cicilan rumhanya. Sehingga pembeli, tahu betul bahwa rumah itu masih ada urusan dengan bank yang tertentu.

  1. Jual rumah sistem over kredit

Untuk yang menjual rumahnya dengan menggunakan over kredit maka bisa memilih dua pilihan di bawah ini. Pertama, dengan mengambil KPR pada bank yang sama. Calon pembeli melanjutkan pinjaman pada bank yang sudah ada. Kedua, pemindahan KPR di bank lain. Calon pembeli menlanjutkan pinjaman di bank lain. Pastikan cara over kredit ini ketika dilakukan pembelia sudah memberikan uang muka dan itulah keuntungan yang didapatkan ketika penjualan rumah. Perlu juga untuk diperhatikan bahwa dengan menjual over kredit pasti akan terjadi penolakan yang tidak disetujui bank. Sebab adanya suatu faktor tertentu. Hal ini perlu diperhatikan.

Demikianlah Tips Menjual Rumah yang Masih KPR dan masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk penjualan rumah ini. Apabila sudah ingin menjual rumahnya, maka tidak perlu pelunasan dengan sistem KPR. Pastikan ketika sudah mendapatkan calon pembeli bahwa dia sudah pasti melunasi KPR yang dilakukan sebelumnya. Jangan sampai nanti ketika menjual rumah yang masih KPR kepada kalangan yang masih belum pasti bahwa dia siap untuk melanjutkan KPR-nya meski diberikan uang muka. Perlu diberikan perjanjian resmi dan lakukan sistem administrasi yang tepat agar tidak terjadi suatu penipuan. Karena ini penting berkaitan dengan keuntungan dan penjualan rumahnya tidak memiliki masalah di bulan-bulan yang selanjutnya. Perlu masyarakat tahu akan hal ini.