Oct 29

Pentingnya Tips Memilih KPR yang Cocok untuk Anda

Pentingnya Tips Memilih KPR yang Cocok untuk Anda

Dengan banyaknya kebutuhan masyarakat atas tempat tinggal, banyak sekali pihak bank yang menjalankan kerja sama dengan devloper untuk memberikan penawaran jual rumah menggunakan sistem KPR. Sistem ini pembelian rumahnya dilaksanakan dengan cara kredit. KPR itu salah satu fasilitas yang disediakan oleh pihak bank untuk orang yang ingin membeli rumah dengan menggunakan cara kredit. Karena bank bank yang memberikan tawaran KPR, maka banyak kalangan masyarakat yang kebingungan dalam pemilihan KPR. Hampir semua bank memberikan promo menarik, susku bunga rendah, hadiah serta fasilitas yang sangat menggoda. Akan tetapi tidak semua KPR itu pas untuk anda. Maka dari itu agar tidak terjadi suatu kesalah pahaman, maka bisa langsung menerapkan Tips Memilih KPR yang Cocok untuk Anda. Sebab dengan tips inilah akan menemukan KPR sesuai harapan.

Di bawah ini beberapa Tips Memilih KPR yang sesuai dengan Anda yang bisa digunakan untuk masyarakat agar nanti memperoleh rumah dengan cicilan yang pas.

Pertama, mencari informasi semua penyalur sistem KPR. Banyak bank yang memberikan fasilitas KPR. Sebaiknya nanti cari tahu antara kekurangan dan kelebhan sebelum memutuskan dalam pengajuan KPR. Pastikan informasi yang diceri detail dan lengkap. Sehingga bisa dipertimbangan secara matang. Bisa juga langsung bertanya kepada saudara atau teman yang sudah pernah mengalami proses pembelian rumah dengan KPR.

Kedua, ketahui suku bunga yang diberikan. Biasanya setiap bank yang memberikan fasilitas KPR akan diberlakukan suku bunga. Mulai dari suku bunga tetap, mengambang,floating rate, fixed rate. Akan tetapi untuk sistem yang diberikan oleh bank dikombinasikan. Sebab jauh lebih menarik bagi nasabah. Biasanya bank pertama kali memberi suku bunga tetap sampai beberapa tahun dengan memakai bunga rendah. Jika sudah, maka suku bunga dgerakkan sesua kondisi bunga di pasaran. Untuk bank berbasis syariah biasanya memakai suku bunga tetap.

Pentingnya Tips Memilih KPR yang Cocok untuk Anda

Ketiga, menghitung suku bunga cicilan. Jika sudah tahu jenis suku bunga yang ditetapkan bank, maka masyarakat juga perlu menghitung sendiri besar ciciln masa berlaku promo sampai habis. Perlu juga untuk mengirakan berapa bunga cicilan paling tinggi pada bank yang digunakan nantinya. Sehingga tidak kaget apabila ccilan berubah secara mendadak dengan jumlah yang semakin banyak.

Keempat, banyaklah bertanya. Jangan malu untuk bertanya semua hal yang sangat bersangkutan dengan kredit KPR pada bank. Bisa menanyakan berada denda yang dibayar apabila telat dalam membayar cicilan, bagaimana proses pelunanas dari cicilannya, berapa bunga paling tinggi setelah promonya berakhir, bagaimana proses dan syarat mengajukan KPR, berapa biaya yang dikeluatkan untuk mengajukan KPR dan masih banyak pertanyaan lain yang dibutuhkan nantinya.

Dan masih banyak Tips Memilih KPR yang Cocok untuk Anda yang harus diperhatikan. Yang terpenting tips yang sudah dinformasikan bisa dilakukan dengan benar, maka kredit KPR dalam pembelian rumah secara menyicil pasti memperoleh satu kepastian yang terbaik. Pastikan ketika sudah melakukan sistem KPR, maka wajib untuk bisa membayar kreditnya. Ini penting sebelum mengambil KPR dan perlu dipertimbangkan betul. Jangan sampai hanya beberapa tahun saja bisa membayarnya. Ini akan merugikan betul.

Jika sudah mengetahui tips yang sudah diinformasikan, maka dijamin akan terhindar dari kerugian dalam melakukan sistem KPR. Bahkan nanti masyarakat akan menemukan satu titik sistem yang menguntungkan dengan pemotongan cicilan yang tepat sasaran sesuai harapan. Ini yang harus dilakukan oleh semua masyarakat.

Oct 22

Keuntungan Membeli Rumah Dengan Sistem KPR

Keuntungan Membeli Rumah Dengan Sistem KPR

Sejak adanya KPRD yaitu kredit kepmilikan rumah d indonesia, untuk pembiayaannya memliki banyak sekali masyarakat yang menggemarinya. Khususnya untuk kalangan berpengahasilan rendah dan kalangan menengan yang ingin mempunyai akan tetapi dihadapkan dengan dana yang minim. Sesuai dengan penelitian bahwa Keuntungan Membeli Rumah Dengan Sistem KPR masih menjadi rangking pertama dalam pelaksanaan transaksi membeli rumah. Sebagaian besar kalangan masyarakat menggunakan sistem KPR untuk membeli rumahnya. KPR dari sini selain bisa memberikan keringan dalam segi finansial, hyga memberi keuntungan yang menjanjikan kepada konsumennya.

Adapun Keuntungan Membeli Rumah Dengan Sistem KPR yang bisa dirasakan oleh masyarakat yang menggunakannya, adalah sebagai berikut, antara lain:

  1. Pemilikan pasti

Melalui KPR memiliki rumah baru itu sudah dipastikan. Setelah nanti melakukan akad di bank, sertifikat rumah dan tanah diproses. Maka kepemilikan sudah dijamin dimiliki. Hanya saja dokumen pkepemilkan masih diambil bank sebab dijadikan jaminan sampai proses kreditnya selesai.

  1. Dana sesuai selera

Untuk membeli, membangun sampai merenovasi dengan sistem KPR, masyarakat hanya membutuhkan uang muka atau DP saja dengan besar yang beragam. Biasanya akan diberikan patokan 10-20 persen dari harga asli serta sesuai dengan tipe rumah dan ketentuan lain yang diberikan oleh bank. Untuk mendapatkan keringan uang muka, maka bisa memanfaatkan kegiatan pameran properti.

  1. Angsuran mudah

Angsuran mudah

KPR dengan memakai sistem angsuran tertentu pada setiap bulan jauh lebih mudah untuk mengatur sistem keuangan. Sebab dengan angsuran yang semacam ini jauh lebih mudah dikendalikan. Sebab sudah terbiasa menabung atau menyisihkan gaji bulanan. Seperti pegawai kantoran yang menyewa rumah.

  1. Ringan

Memang untuk angsuran sistem KPR tetap namun lama kelamaan nilanya turun sebab inflasi. Awal dalam angsuran pertama berat namun seiring berjalannya waktu tentu pasti ringan. Bahakn banyak masyarakat yang melunasi KPRnya sebelum bulan terakhir angsuran habis.

  1. Kepemilikan legal

Untuk mendapatkan rumah melalui sistem KPR pasti nanti akan dibuatkan akta belu antara pembeli dan penjual yang langsung dijalankan di depan notarus yang sudah bekerja sama dengan pihak bank. Sehingga sudah tidak perlu takut lagi apabila nanti legalitas pemilikan rumah terjadi suatu problem yang tidak diinginkan. Karena bank yang nantinya akan bertanggung jawab penuh.

  1. Jalur berinvestasi

Perlu diketahui bahwa harga rumah setiap tahunnya pastilah naik secara melonjak. Kenaikan yang ada biasanya tidak masuk akal dengan penghasilan. Bahkan sesuai dengan survei, banyak rumah dengan jangka waktu hanya 3-4 bulan saja sudah naik. Terlebih jika nanti rumah berada di lokasi yang cocok, pasti banyak yang memburunya. Untuk itu, sebaiknya ketika sudah mempunyai dana untuk uang muka dan sanggup melakukan sistem kredit, maka bisa langsung mengajukan KPR.

Dan itulah Keuntungan Membeli Rumah Dengan Sistem KPR yang perlu masyarakat tahu agar nanti tidak ragu lagi untuk memperoleh rumah dengan mudah melalui KPR. Sudah diketahui bahwa KPR ini mmeberikan jalan keluar untuk agunan kredit untuk kalangan yang butuh modal. Meski nanti KPR belum lunas namun sudah didedikasikan sebagai pelnggan yang baik, maka pihak bank pasti diberikan penawaran kredit dengan kepentingan lain. Oleh karena itu, maka semuanya saja perlu untuk mendapatkan rumah dengan sistem KPR yang mudah dan dijamin bisa mendapatkan rumah sesuai dengan apa yang diharapkan selama ini. Jika sudah memakai KPR maka akan menemukan apa yang dihadapi untuk mencari rumah idaman.

Oct 15

5 Strategi Miliki Rumah Sebelum Usia 30 Tahun

5 Strategi Miliki Rumah Sebelum Usia 30 Tahun

Saat ini memang untuk harga properti sangatlah mahal dan memberikan kecemasan tersendiri bagi masyarakat modern. Ini juga dipastikan memberikan tekanan bagi kalangan kepala keluarga yang sudah menjadi kepala rumah tangga. Mereka pasti memiliki rencana dengan menerapkan Strategi Miliki Rumah Sebelum Usia 30 Tahun. Untuk mendapatkan apa yang selama ini diharapkan terutama masa rumah untuk kebutuhan utama dalam menjalani hidup, maka perlu menerapkan strategi yang paling ampuh mengenai bagaimana rumah itu bisa menjadi milik kita sebelum usia 30 tahun. Dengan begitu, tidak ada yang harus diragukan atas langkah yang dilakukannya.

Adapun Strategi Memiliki Rumah itu ada 5 poin yang bisa diterapkan oleh masyarakat untuk memperoleh rumah idaman yang diinginkan, antara lain adalah:

  1. Menyisihkan 30 persen penghasilan

Untuk menyiapkan masa depan itu wajib dilaksanakan semenjak sudah mendapatkan suatu pekerjsaan. Sebab di sini kita pasti akan mendapatkan penghasilan dengan kerja keras sendiri. Namun dengan disiplin menyisihkan uang untuk ditabun demi masa depan pasti tidak sulit. Selain itu, angka yang sudah menjadi perjanjian untuk ditabungkan tidak boleh dikurangi. Perlu untuk berkompromi terhadap diciri sendiri agar nanti ketika menuju masa depan tidak ada penyesalan.

  1. Investasi dari dini

Tidak perlu waktu yang alam dalam memulai investasi. Salah satu cara untuk mengelola keuangan yang semacam ini bisa dijalankan hanya bermodalkan mulai dari 100 ribu setiap buaknnya. Selain itu, bisa juga melakukan deposit dengan jangka waktu yang panjang. Ini bisa dijadikan bahan investasi yang menjanjikan. Dengan jangka pencairan yang sesuai dengan rencana, maka mudah untuk membeli rumah dan investasi ini pasti membuahkan hasil.

  1. Mengumpulkan informasi tentang sistem pembayaran

Untuk pembelian rumah saat ini bisa dilakukan melalui sistem cash dan kredit. Jika sudah memiliki rencana untuk membeli rumah sebelum umur 30 tahun, maka kredt bisa dijadikan pilihan. Karena modal yang dibutuhkan tidak banyak seperti membayar secara cash. Dengan mengumpulkan beragam jenis sistem pembayaran mengenai pembelian rumah dan yang lainnya. Maka dipastikan memperoleh gambaran dana yang dikumpulkan sebagai bentuk modal membeli rumah.

  1. Survei tempat

Survei tempat

Tidak salah ketika ingin membeli rumah untuk melakukan survei tempat sebab pemilihan tempat yang pas bisa menentukan kesanggupan dalam proses pembelian ruamh. Seperti daerah yang ada di pinggiran kora bisa dijadikan pilihan yang cukup menarik sebelum harga melambung tinggi. Selain itu, perlu untuk memperhatikan sistem pengembangan lokasi. Salah satunya pembangunan bangunan lain di tempat tersebut.

  1. Kerja sambilan

Apabila penghasilan yang dimiliki sekarang ini kurang untuk pengumpulan modal, maka bisa mencari pekerjaan lain sebagai sampingan. Bisa memilih pekerjaan menyalurkan hobi atau pekerjaan lainnya, yang terpenting bisa menambah modal. Hal ini bisa dilaksanakan dengan baik selama nanti tidak menghambat tanggung jawab utama yang ada saat ini.

Selain itu, masyarakat juga bisa memilih jenis pekerjaan yang jauh lebih memberikan hasil yang menjanjikan dengan benefit yang sangat menarik. Diharapkan nanti ketika sudah memegang kerja sampingan untuk berkontrasi antara pekerjaan utama dan sampingan. Sehingga proses ingin membeli ruamh pasti terkabulkan dengan terkumpulnya modal dengan cepat. Itulah 5 Strategi Miliki Rumah Sebelum Usia 30 Tahun yang perlu untuk diperhatikan bagi semua masyarakat yang ingin memiliki bangunan rumah yang menjanjikan. Sehingga tidak ada kesulitan mendapatkan apa yang selama ini diharapkan.

Oct 08

Strategi Ajukan KPR Agar Disetujui

Strategi Ajukan KPR Agar Disetujui

Bagi anda siapapun yang ingin membeli rumah dan hanya punya modal sedikit, maka  opsi untuk memilih KPR adalah pilihan yang tepat. Namun pengajuan untuk membeli rumah dengan KPR tak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini tentunya dipengaruhi dengan sulit dan ketatnya aturan yang ditetapkan untuk pengajuan KPR tersebut. Hal ini sangat wajar terjadi mengingat pada dasarnya pembelian rumah dengan KPR pun akan melibatkan dana yang besar nantinya, jadi pihak bank tentu saja sangat berhati-hati dan jeli dalam memilah dan  memilih nasabah yang patut diberikan kredit pembelian rumah ini. Namun dibalik kesulitan pengajuan KPR ini, ada tips dan strategi ajuan KPR agar disetujui.

Mungkin anda yang sering mengalami penolakan harus mulai menyiapkan cara-cara yang lebih efektif lagi agar tidak menerima penolakan terus-menerus. Untuk siapapun yang sering mengalami penolakan pengajuan KPR pasti merasa ingin berputus asa, namun anda tidak perlu merasa pesimis. Ada beberapa tips dan strategi dalam pengajuan KPR agar disetujui. Berikut ini strategi yang bisa anda terapkan:

  1. Dapatkan dan Pahami Informasi

Informasi yang harus dipahami seperti pesyaratan yang harus dipenuhi, layanan apa saja yang ada pada KPR, dan lain sebagainya. Anda bisa mendapatkan banyak informasi mengenai KPR ini pada website-website tertentu.

  1. Ketahui Cara Berpikir Bank

Untuk menghindari kerugian, bank harus selalu beropersai dengan tidak hanya melayani jasa simpanan tabungan dari para nasabah. Namun mereka juga harus mengalirkan uang nasabah untuk digunakan kembali dengan hasil yang lebih tinggi. Hal itu akan membuat bank lebih untung. Jadi jangan ragu untuk melakukan pinjaman ke bank karena sesungguhnya pihak bank juga membutuhkan anda untuk melakukan pinjaman seperti halnya KPR.

  1. Mengajukan ke Bank Dengan Penampilan Meyakinkan

Mengajukan ke Bank Dengan Penampilan Meyakinkan

Mungkin sebagian orang akan menyepelekan point yang satu ini. Padahal sesungguhnya point ini juga akan sangat berpengaruh pada diterimanya ajuan KPR kita. Maka datanglah dengan tampilan serapi dan semenarik mungkin disertai dengan kepercayaan diri yang tinggi saat berhadapan dengan pihak bank. Tunjukkan, dengan pemahaman anda tentang KPR,  bahwa ajuan anda layak untuk disetujui.

  1. Memahami Dengan Benar Kemampuan Bayar Anda.

Sebelum anda memutuskan untuk membeli rumah KPR maka akan lebih baik anda memastikan terlebih dahulu bahwa anda sudah punya cukup biaya untuk membayar 20-30% dari harga jual. Baik itu untuk rumah baru maupun bekas. Selanjutnya anda harus menghitung dan mengira-ngira besarnya plafond yang akan dikeluarkan bank untuk KPR anda. Dengan itu anda tahu dan dapat memperkirakan besar kredit yang bisa anda bayarkan. Hal yang perlu anda perhatikan adalah jangan mengajukan pinjaman pada bank diatas kemampuan membayar anda. Jika anda masih mengajukan diatas kemampuan anda maka akan dipastikan ajuan anda tidak akan diterima.

  1. Negoisasi Dengan Bank

Jika bank telah menyetujui permohonan KPR anda maka anda bisa bernegosiasi dengan bank yang menerima pengajuan KPR anda. Walaupun pada umumnya bank telah menentukan bunga KPR namun anda masih bisa melakukan nego mengenai bunga tersebut begitu juga dengan plafond dan jangka waktu KPR anda.

Strategi di atas adalah sebagian strategi yang umumnya disarankan untuk dilakukan oleh anda yang sering kali mengalami penolakan terhadap pengajuan KPR. Anda bisa mencoba strategi tersebut saat anda mengajukan KPR lagi. Demikian strategi ajukan KPR agar disetujui oleh pihak bersangkutan. Semoga bermanfaat.

Sep 22

Perbedaan Membeli KPR Rumah Baru dan Rumah Bekas

Perbedaan Membeli KPR Rumah Baru dan Rumah Bekas

Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda jika disuruh memilih antara membeli rumah baru atau rumah bekas. Bagi orang yang berprinsip “yang penting punya rumah sendiri untuk ditinggali” maka membeli rumah bekas pun tidak akan menjadi masalah besar. Beda  halnya dengan orang yang terbiasa hidup dengan gaya hedon, maka dibandingkan membeli rumah bekas dia akan lebih melilih membeli rumah baru. Untuk setiap pembelian rumah baru ataupun bekas pasti ada aturannya  dan pasti aturannya berbeda. Begitupun jika anda merupakan pembeli rumah KPR, ada perbedaan membeli KPR rumah baru dan rumah bekas.

Bagi anda yang mengambil rumah KPR sebagai pilihan membeli rumah, ada kalanya anda akan dibingungkan dengan pilihan antara membeli rumah baru atau rumah bekas. Sebagai calon pembeli kita harus memahami terlebih dahulu perbedaan dalam membeli rumah baru dan rumah bekas. Ada perbedaan-perbedaan seperti halnya tata cara pengambilan KPR nya hingga total biaya yang harus dibayarkan. Berikut ini adalah perbedaan-perbedaan yang ada pada pembelian rumah baru dan rumah bekas dengan KPR :

  1. Proses Dalam Mengurus KPR

Untuk mengurus KPR rumah baru anda harus menyiapkan data-data pribadi terlebih dahulu seperti KTP, slip gaji, dan surat kerja. Setelah semua data pribadi terurus maka pihak developer akan memberikan salinan sertifikat tanah, surat izin mendirikan bangunan, dan surat transaksi pembeli dan developer rumah. Baru setelah itu kita bisa ke bank untuk mengurus KPR. Sedangkan untuk rumah bekas kita diharuskan untuk meminta terlebih dulu surat-surat rumah pada pemilik rumah lama. Selanjutnya bisa langsung ke bank bila perlu bersama dengan pihak penjual agar pihak bank semakin yakin.

  1. Proses dan Prosedur Yang Dilakukan Pihak Bank

Bagi rumah baru terlebih dulu bank akan melakukan pengecekan terhadap berkas atau dokumen persyaratan. Jika pihak developer yang bersangkutan telah bekerjasama dengan bank tersebut maka anda dinyatakan  lolos BI Checking dan bisa langsung ke proses selanjutnya. Namun jika belum bekejasama maka setelah lolos BI Checking pihak bank akan melakukan appraisal atau perkiraan harga rumah yang akan dibeli. Dengan adanya appraisal tentu saja ada biayanya kecuali jika anda memilih KPR Bank Syariah maka tidak ada biaya tambahan. Sedangkan untuk rumah bekas hampir sama dengan aturan rumah baru, pada proses appraisal biaya akan ditanggung sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, penjual dan pembeli. Langkah mudahnya ajukan saja KPR ke Bank Syariah.

  1. Proses Setelah Appraisal

Proses Setelah Appraisal

Untuk rumah baru setelah appraisal selasai, pihak bank akan memberi putusan KPR. Anda bisa mngecek Surat Persetujuan Kredit (SPK) yang berisi syarat dan ketentuan KPR. Jika setuju anda bisa langsung tanda tangan. Setelah itu anda juga akan diminta untuk tanda tangan akad kredit.  Hal ini harus dilakukan dihadapan seorang notaris, perwakilan bank, dan pihak developer. Untuk rumah bekas anda juga akan mendapat SPK dan harus menandatangani akad kredit di hadapan notaris namun tidak harus ada developer. Hanya pihak pembeli, penjual, dan pihak bank.

  1. Proses Biaya Uang Muka

Untuk rumah baru biaya uang  muka ini bisa dibayar setelah tanda tangan akad kredit. Adapun jika kita membeli rumah dengan harga 1 M ada layanan dimana pihak developer memberi fasilitas cicilan uang muka yang akan dibayarkan dulu ke bank dan selanjutnya kita menggantinya pada pihak bank. Sedangkan untuk rumah bekas kita bisa langsung membayar uang muka pada pihak bank, namun kebanyakan ada penjual yang meminta uang cash nya langsung tanpa harus bersangkutan dengan pihak bank.

  1. Proses Biaya-Biaya Tambahan

Biaya tambahan untuk rumah  baru sangat tergantung pada developer. Jika sebelumnya developer sudah bekerjasama dengan bank maka biaya tersebut gratis dan pembeli cukup membayar biaya booking. Sedangkan untuk rumah bekas ini tergantung kesepakatan dengan penjual soal pihak yang akan menanggung biaya tambahan tersebut.

Demikianlah uraian perbedaan membeli KPR rumah baru dan rumah bekas agar memudahkan Anda. Semoga bermanfaat bagi anda yang bimbang memilih antara rumah baru ataupun rumah bekas.